Kedudukan Hukum Masyarakat Pendukung Kolom Kosong Tidak Bergambar pada Pilkada Calon Tunggal

  • Ramelan KPU Provinsi Banten
Keywords: Legal Position, Empty Column Supporter, Single Candidate Election

Abstract

Constitutional Court Regulation Number 100 of 2015 states that regions that carry out regional elections but there is only one pair of candidates must still be held. Pilkada with a single candidate pair is still carried out with the mechanism of agreeing or disagreeing, which then develops into choosing between a picture column and a blank column without a picture as an effort to protect the constitutional rights of voters and candidate pairs who have registered. However, what is interesting is the emergence of a group of supporters of the empty column without a picture. The emergence of a group of supporters of this empty column has created a new debate regarding the legal standing of a single candidate Pilkada. This problem is answered using a normative-empirical juridical research method with an analytical research nature. This study explains the legal position and rights of the empty column support group and whether or not the empty column support group can campaign.

Abstrak

Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 100 tahun 2015  menyebutkan bahwa daerah yang melaksanakan Pilkada namun hanya terdapat satu pasangan calon tetap harus diselenggarakan. Pilkada dengan satu pasangan calon tunggal tetap dilakukan dengan mekanisme  pilihan setuju atau tidak setuju, yang kemudian berkembang menjadi memilih antara kolom bergambar dan kolom kosong tidak bergambar sebagai upaya melindungi hak konstitusional pemilih dan pasangan calon yang sudah mendaftar. Namun yang menarik adalah munculnya kelompok pendukung kolom kosong tidak bergambar tersebut. Munculnya kelompok pendukung kolom kosong ini telah menimbulkan perdebatan baru terkait bagaimana kedudukan hukumnya pada Pilkada calon tunggal. Permasalahan ini di jawab menggunakan metode penelitian  yuridis normatif–empiris dengan sifat penelitian analistis. Dalam kajian ini dijelaskan kedudukan hukum dan hak kelompok pendukung kolom kosong serta boleh atau tidaknya kelompok pendukung kolom kosong melakukan kampanye.

Kata Kunci: Kedudukan Hukum; Pendukung Kolom Kosong; Pilkada Calon Tunggal

References

Buku
Asshiddiqie, Jimly. 2009. Menuju Negara Hukum yang Demokratis, Jakarta: PT. Buana Ilmu Populer.

Asshiddiqie, Jimly dan M. Ali Safa’at. 2014. Teori Hans Kelsen Tentang Hukum, Jakarta: Konstitus Press, Cet.ke.4.

Fajar, A. Mukthie. 2018. Negara Hukum dan Perkembangan Teori Hukum dan Paradigma. Malang: Intrans Publishing.

Kumolo, Cahyo. 2015. Politik Hukum Pilkada Serentak. Jakarta: Expose.

Lukman, Santoso Az dkk. 2016. Pengantar Ilmu Hukum. Malang. Setara Press.

Rahayu, Ani Sri Rahayu. 2018. Pengantar Pemerintahann Daerah, Kajian Teori, Hukum dan Aplikasinya. Jakarta: Sinar Grafika.

Syaiful, Bakhri. 2018. Ilmu Negara dalam Pergumulan Filsafat, Sejarah dan Negara Hukum. Depok: Rajawali Pers.

Zoelva, Hamdan. Mengawal Konstitusionalisme. Jakarta: Konstitusi Press.

Peraturan Perundang-undangan
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-Undang.

Peraturan Komisi Pemilihan Umum No. 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/Atau Walikota dan WakilWalikota.

Jurnal dan Makalah
Jurnal Pemilu dan Deomkrasi, Evaluasi Pilkada Serentak 2015, Jurnal #8 April 2016.

Kamus/Enslikopedia/Internet/Media lainnya
Azmi, Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Negara Hukum yang Berketuhanan, e-jurnal ALQALAM, vol.32, No.1 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Tgl accses 01 Januari 2019.

Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI V (Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018)

https://www.trijurnal.lemlit.trisakti.ac.id/semnas/article/view/3569/3024, diakses pada tanggal 22 April 2020.

https://jurnal.fh.unila.ac.id/index.php/fiat/article/view/294/253, diakses pada tanggal 23 April 2020.
Published
2021-12-29